Minum kopi sudah menjadi gaya hidup bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Saat bekerja, meeting, bersantai, nongkrong, dan bertamu, kopilah yang paling setia menemani. Diminum saat pagi, siang, maupun malam, kopi juga tak pernah berkurang nikmatnya.

 

Fakta tersebut, ditambah jumlah pecinta kopi yang begitu besar di negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia ini tentu menjadi pangsa yang menggiurkan untuk sebuah usaha kedai kopi. Ada iming-iming sebuah penghasilan yang menjanjikan di sana.

 

Jika Anda tertarik membuka kedai kopi, cobalah pertimbangkan kopi tubruk. Kopi manual brew khas Indonesia ini masih menjadi favorit berbagai lapisan masyarakat. Cara menyeduh yang gampang dan peralatan yang mudah didapat juga menjadi pertimbangan lain untuk memperkuat niat membuka usaha kedai kopi tubruk.

 

Namun begitu, beberapa hal berikut ini tetap harus Anda persiapkan sebelum memutuskan untuk menangguk untung dari kopi tubruk:

  1. Tentukan target konsumen
    Konsumen menjadi penentu bagaimana bisnis Anda akan berjalan nanti. Jadi, jangan sampai salah menentukan konsumen yang akan dibidik. Mahasiswa, pekerja kantoran, eksekutif, atau wisatawan, masing-masing memiliki karakter dan kebiasaan yang berbeda dalam hal ngopi.
     
  2. Bikin konsep yang unik
    Langkah berikutnya adalah merancang konsep kedai kopi Anda. Usahakan yang unik dan lain daripada yang lain karena Anda akan berhadapan dengan banyak pesaing. Jika konsep kedai Anda biasa-biasa saja sudah pasti akan ‘tenggelam’ oleh kompetitor.
     
  3. Cari lokasi yang pas
    Lokasi yang pas adalah yang sesuai dengan target konsumen yang Anda sasar. Jika sasarannya adalah mahasiswa, tentu pilih lokasi di dekat kampus atau kos-kosan. Jika menyasar eksekutif pilih di gedung perkantoran, dan seterusnya.
     
  4. Memilih supplier
    Tentukan dulu jenis kopi yang akan digunakan untuk bisnis kopi Anda. Setelah itu baru pilah pilih supplier. Anda bisa coba beberapa supplier pada awalnya untuk kemudian memilih yang paling pas.
     
  5. Siapkan modal
    Modal akan banyak berkaitan dengan konsep kedai yang Anda usung. Jika konsepnya sederhana tentu modalnya tidak banyak, karena perkakas yang dibutuhkan tidak perlu mahal, lokasinya pun tidak perlu yang eksklusif, dan interior tidak perlu yang mewah.

 

Setelah kedai berdiri

Setelah usaha kedai kopi tubruk Anda mulai berjalan, hal-hal di bawah ini mulai harus diperhatikan:

  1. Pelayanan
    Banyak orang menganggap kedai kopi menjadi tempat nongkrong atau kantor kedua. Jadi, buat mereka betah di kedai Anda dengan memberikan pelayanan yang memuaskan konsumen, termasuk dalam hal menghadapi komplain dari konsumen.
     
  2. Jaga kualitas
    Tentu ini merupakan kewajiban bagi pemilik usaha. Menjaga kualitas produk, kualitas layanan, maupun kualitas lokasi. Konsumen akan puas, selalu kembali, dan rela membayar lebih jika ia memperoleh semua itu.
     
  3. Strategi pemasaran
    Di era digital sekarang ini, bisnis Anda akan tertinggal jika tidak memanfaatkan media sosial sebagai sarana marketing dan public relation. Dan yang juga penting adalah Anda harus aktif, interaktif, dan konsisten.

 

Poin-poin di atas adalah hal-hal mendasar yang sebaiknya Anda lakukan. Sesungguhnya, dalam perjalanannya nanti Anda juga akan dituntut untuk melakukan berbagai improvisasi agar keberhasilan bisnis Anda lebih mudah tercapai. Selamat mencoba!